Tulangbawang, delima terkini. Com – sebanyak 10,000 ( sepuluh ribu liter) obat DRY UP 480 SL HERBISIDA di angkut 2 truk mobil colt daisel yang di kemas dalam botol, di bungkus box kardus, entah akan di salurkan kemana, jadi pertanyaan awak media. ( kamis 26/2/2026 )
Obat berupa cair DRY UP 480 SL Herbisida yang di duga di saluran kan melalui dinas pertanian, Kabupaten Tulangbawang, patut jadi pertanyaan awak media online delima terkini. Com, pasal nya terdapat dua unit kenderaan jenis colt daisel di temukan sedang parkir di salah satu kantor , yang ada di kompleks Pemda Kabupaten Tulangbawang, kedua mobil tersebut sedang memuat ratusan dust yang di perkirakan berisi obat Herbisida.
Obat herbisida tersebut di angkut dari dalam ruangan kantor yang ada di lingkungan Pemda, lalu di naikan ke mobil colt daisel, dengan menggunakan di duga kuli muat, yang menurut keterangan mereka berasal dari daerah gunung tiga.
Setelah di selidiki oleh awak media ternyata dust tersebut berisikan Dry Up 480 SL adalah herbisida sistemik purna tumbuh (racun rumput) yang digunakan untuk membasmi berbagai jenis gulma, seperti rumput berdaun lebar, berdaun sempit, dan teki hingga ke akarnya.
Setelah beberapa saat awak media ini memantau kegiatan tersebut, ternyata di lokasi sudah terdapat stap dari dinas pertanian, termasuk memantau jalan nya pekerja yang sedang memuat dust tersebut.
Setelah di konfirmasi dari salah satu stap yang ada pada saat itu berada di tempat lokasi, awak media bertanya ini mobil muat barang apa, lalu akan di salurkan ke mana, sambil stap itu berlalu, dan menjawab, obat tersebut sebanyak 10,000 ribu liter, sambil tersenyum, dan jumlah dust nya pun tidak tau entah berapa, seolah-olah stap tersebut risih atas kehadiran awak media terus saja ia berlalu.
Namun dalam perkiraan awak media dalam satu dust berkisar 20 botol obat, hal seperti ini sangat di sayangkan awak media, tidak ada transparan dari pihak dinas pertanian, tidak dapat menjelaskan.
Jadi pertanyaan besar, bagi dinas pertanian Kabupaten Tulangbawang, ataupun kabid yang membidangi, pertanyaan nya, akan di kirim kemana barang sebanyak dua mobil tersebut, wilayah mana, dan poktan nya apa, itu harus di jelaskan guna menghindar asumsi yang tidak baik.
Setelah pada hari jumat, tgl 27 februari 2026,awak media mendatangi kantor tersebut, melaui bidang, guna untuk minta kejelasan yang palit, jangan sampai menyalurkan tidak pada sasaran nya.
Setelah sampai di ruang kabid dinas pertanian Kabupaten Tulangbawang, awak media ketemu dengan salah satu stap, lalu bertanya, apa pak kabid masuk, ternyata jawaban nya, maaf bang pak kabid lagi berduka, jadi terbit nya berita ini belum ada jawaban dari pihak terkait. ( dan )
















